Minggu, 20 Desember 2015

PERGILAH UNTUK MEMBAHAGIAKAN HATIMU



"Ketika cinta bertepuk sebelah tangan"

Pernahkah kamu berharap pada seseorang,

Kamu berharap kebaikannya,
Kamu berharap kehadirannya,
Kamu berharap perhatiannya,

Bahkan kamu berharap kasih sayangnya,

Tapi..
Seringkah engkau dikecewakannya?
Seringkah engkau menangis karenanya?
Seringkah engkau merasa disakiti olehnya?

Lalu…

Pantaskah kamu masih berharap padanya?

Ataukah dalam kecewa, dalam tangis dan dalam sakit itu
Adakah kebahagiaan yang kamu dapatkan?
Apakah dengan kecewamu, dia berubah menjadi baik?
Apakah dengan tangismu, dia akan hadir?
Ataukah dengan perasaan sakit hatimu, dia menyayangimu?

Mungkin jawabannya TIDAK

Jadi…

Bukankah ini saatnya untuk kamu pergi?
Bukankah ini saatnya untuk kamu berpaling?
Bukankah ini saatnya untuk kamu menjauh?

Setidaknya pergilah dari rasa kecewa itu…

Berpalinglah untuk tetesan airmata itu

Menjauhlah untuk membahagiakan hatimu..

Sulitkah itu bagimu?

Jika “YA”,

Pikirkanlah betapa dia tak pernah mengharapkanmu..
Pikirkanlah betapa dia tak pernah mempedulikanmu..
Pikirkanlah betapa dia bahkan tak sempat memikirkanmu..

Tanpa kamu sadari…

Kamu telah hanyut dalam harapan, impian dan angan kosongmu
Sedikit kata darinya sudah membuat kamu merasa diperhatikan
Sedikit senyum darinya sudah membuat kamu pikir dia peduli
Sedikit kabar darinya sudah membuat kamu terlena dan tak beranjak…

Ya… semua yang sedikit itu saja sudah membuat kamu bahagia…

Yang sedikit bahkan semu, sudah membuat kamu bertahan..

Untuk apa?

Untuk sesuatu yang KOSONG!!!
Untuk sesuatu yang tak pernah dia pikirkan!!!
Untuk sesuatu yang bukan apa-apa untuknya!!!
Untuk sesuatu yang DIA TIDAK TAHU!!!
Atau untuk sesuatu yang dia TAK AKAN PEDULI!!!

Dan esok, lusa, nanti ataupun detik yang akan datang kamu akan kecewa, menagis dan sakit hati lagi…


Tidakkah semua itu CUKUP bagimu?

Saatnya kamu melangkah, mendaki di terjalnya kehidupan dan mengalir bagai sungai

Jangan bertahan untuk harapan yang tak pernah ada…
Jangan menunggu hembus angin yang lalu…
Jangan sampai kamu terbangun dalam keadaan remuk...

Selagi kamu bisa berdiri…
Selagi airmatamu belum habis...
Selagi hatimu belum bernanah...

Biarlah sakitnya terasa hari ini, esok lusa luka itu akan mengering
Biarlah dia menjadi bagian kenanganmu, tapi dia tak lagi menghancurkanmu, bahkan ketika kamu pergi dia tak akan menangisimu

Mungkin dia tak menyadarinya

Karena kamu bukan yang diharapkannya
Karena kamu bukan yang dipirkannya
Karena kamu bukanlah apa-apa baginya

Jangan pernah menoleh lagi untuknya
Jika hari ini kamu sadar siapa dia
Besok, tahun depan, sepuluh tahun lagi atau kapanpun itu, dia akan menjadi orang yang sama
Yang tak pernah mempedulikanmu
Yang hanya memberimu sedikit kata
Yang hanya memberimu sedikit senyum
Yang akan menumpahkan air matamu
Yang akan menggoreskan rasa kecewa
Dan mengguratkan luka dihatimu (lagi)

Maka PERGILAH…

Biarkan hari ini menjadi rasa kecewamu
Biarkanlah airmata itu menetes sederasnya
Dan biarlah rasa sakit itu menghunjam dalam
Tapi itu yang TERAKHIR untuknya
Itu yang TERAKHIR…


Ingat...

Tuhan tidak menciptakan satu orang didunia ini, bukalah hatimu
Diluar sana masih banyak yang membutuhkanmu
Cukuplah dirimu untuk mereka yang siap menerima cintamu..

Yang lebih menghargai cintamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar