Acuh bukan berarti tak butuh
Cuek bukan berarti tak respek
Tak mampu ku memandang
Tak kuasa ku menatap
Debar yang sangat kencang jantung ini
Kala ku tau keberadaanmu di sini
Entah kenapa bisa seperti itu
(Refleks)
Berpaling wajah bukan berarti hati ini dengki
Bertolak muka bukan berarti jiwa ini murka
Hanya saja aku malu beradu pandang
Hanya saja aku malu menancapkan tatapan
Pada keindahan yang selalu ku dambakan
Karena rupanya jiwa ini sadar
Apalah arti hadir ini untukmu
Karena rupanya jiwa ini sadar
Sangat jauh dari kata pantas
Mungkin melawan kehendak itu lebih baik daripada mengikutinya
Karena akan sangat menyakitkan bila ku mampu berucap tapi kamu tak mau untuk mendengar
Hsssss....
Dalam "heningku" kamu selalu menjadi topik utama
Kamu selalu jadi bahan curhatanku kepada sang maha cinta
Yang selalu ku semogakan
Agar kamu selalu di jagaNYA
Agar kamu selalu di sehatkanNYA
Agar kamu selalu di anugerahiNYA kebahagiaan
Dan tak jarang secara blak blakan aku memintamu
Untuk menjadi pendampingku
Untuk menjadi teman hidupku
Untuk menjadi kekasih halalku
Untuk menjadi bidadari syurgaku
(pantaskan aku seperti itu)
Tapi tak jarang pula otakku
berfikir bahwa itu mustahil karna aku hanyalah pemuda miskin yang tak ada satu hal pun yang bisa di banggakan
Manalah mungkin harapku tercapai
Tapi di sisi lain hati berbisik "tak ada yang mustahil, jika Allah berkehendak maka jadilah"
Mungkin inilah caraku mencintai dan memintamu (melalui do'a)
Yang takan bisa dan takan pernah bisa seperti para kaum priai kebanyakan yang berjuang dengan cara super melalui pendekatan, gombal2an, pacaran dan ini itu
Tapi inilah aku dengan segala kekurangannya yang berlimpah.
Selamat malam ku ucap dari jauh
#SalamRindubuatKAMU Mrs. X